Showing posts with label liburan. Show all posts
Showing posts with label liburan. Show all posts

Sunday, July 15, 2018

Pengalaman mudik 2018 via tol Jakarta Semarang


Sebagai perantau di Jakarta, setiap lebaran Iedul Fitri selalu ada ritual yang selalu terulang, yaitu mudik. Ritual yang bikin susah sebetulnya, tetapi terasa kurang jika terlewatkan
Semarang adalah kota saya berasal. Ibu kota Jawa Tengah, yang berada di jalur Pantura (tetapi tidak ada pantai yang menarik sayangnya). Jarak tempuh Jakarta Semarang bervariasi, mulai dari 600 km sekian jika lewat jalur pantura, hingga berkisar 500 km jika lewat tol baru.
Nah, sebagai pelaku mudik dari tahun 2003, hingga 2018, total sudah 15 kali mudik. 13 kali dari Jakarta, 1 kali dari Bandung, dan 1 kali dari Tasik.

Tuesday, June 12, 2018

Kecopetan di St. Petersburg!



Kalau menyebut wisata Russia, bisa jadi sebagian besar akan menyebutkan dua kata: Moscow dan St. Petersburg. Karena memang dua kota inilah yang selama ini menjadi tujuan wisata para turis mancanegara. Bahkan, pada waktu mengurus visa Russia di kedutaan, saya bertemu dengan dua orang Indonesia, yang berencana menghabiskan 10 hari, hanya di Moscow dan St. Petersburg saja.

Sunday, June 03, 2018

Berkunjung ke Kazan, Melihat Akulturasi Budaya dan Agama

Rusia adalah negara besar, dengan banyak percampuran budaya dari berbagai suku, dikarenakan oleh sejarahnya yang panjang. Berbeda dengan Vladimir dan Suzdal, yang bisa dibilang mencerminkan kehidupan asli Rusia, Kazan adalah akulturasi dari budaya Arab, Eropa, dan Mongol. Tentu saja perpaduan semuanya, membuat kota ini menjadi cantik dan menarik, seperti gabungan antara Nabila Syakieb dan Sandra Dewi.

Sunday, May 20, 2018

Suzdal, 1 Jam 45 Menit Menuju Masa Lalu dari Moscow

Tulisan ini, adalah serangkaian tulisan kunjungan ke Russia. Penulisan akan dilakukan, dimulai dari hal yang paling disenangi, hingga selesai dengan catatan: tidak malas menulis
                                                                                                                                                                   

Apa yang anda ketahui tentang Russia, selain: Moscow, Vodka, Marsha and The Bear, dan Michael Gorbachev? Apakah anda tahu, selain tersebut di atas, ada hal lain yang eksotis tentang Russia selain Iryna Ivanova dan Irina Shayk? Kalau anda tidak tahu, oke deh, akan saya ceritakan sedikit mengenai Vladimir dan Suzdal, kota di kawasan Golden Ring Russia.

Thursday, August 10, 2017

Mengayuh Sepeda di Delft

Bersepeda. adalah kegemaran saya. Menelusuri perjalanan dengan pelan, sambil menikmati semilir angin, dan melihat kegiatan sekitar, sungguh menyenangkan. Semisal, menikmati perjalanan di Sukabumi sambil menuju ke Pelabuhan Ratu, atau saat menelusuri aktivitas kota Bangkok. Sangat menyenangkan. Kali ini saya ingin bercerita tentang apa yang saya lihat dan saya rasakan di Delft, dengan sepeda. Semoga anda bisa tertular virus sepeda setelah ini :)

Monday, July 03, 2017

Mie Jawa Mbah Gito: hasil dari nyasar

Pernah gak sih, sudah berencana mengunjungi tempat tertentu, tetapi gagal. Tetapi akibat kegagalan itu, ternyata berbuah pada suatu hal yang menyenangkan? Kalau bahasa Inggrisnya, Every cloud has a silver lining. Paling tidak, itu yang kemarin saya alami, waktu berkunjung ke Yogya saat libur lebaran.

Thursday, May 11, 2017

Sepotong Wafle di negeri Tin Tin

Waffle dan Tin Tin, jelas berbeda. Satunya makanan, satunya lagi karakter komik. Membaca komik Tin Tin sambil menikmati manisnya wafle, tentu menyenangkan. Dan, itu yang saya rasakan, saat menggigit remah-remah wafle sambil memandang mural di kota Tin Tin, Brussel.

Monday, April 03, 2017

Kuntum Farm Field, Pengalaman Berinteraksi dengan Binatang

Jangan buang binatang peliharaan sembarangan
Sebetulnya, ada apa sih antara anak kecil dengan binatang peliharaan? Dipegang-pegang, gendong-gendong, bahkan anak yang takut pun, masih tertarik untuk melihat, meski kalau didekatin akan berteriak atau menangis ketakutan. Tetapi tetap saja rasa ingin tahu mereka mengalahkan rasa takut itu. Ternyata, hal itu dijadikan peluang oleh investor untuk berbisnis, salah satunya adalah Kuntum Farm Field Farm Field, di Tajur, Bogor.

Monday, February 13, 2017

Mencicipi Kopi Luwak di Kebunnya

Luwak lagi bersantai
Luwak atau musang, adalah binatang sejenis dengan kucing. Di kampung saya, musang dikenal sebagai pemakan ayam peliharaan, maka dari itu sering diburu warga. Beberapa jenis luwak, dagingnya wangi. Tapi, itu dulu, di kampung saya. Sekarang, luwak justru jadi salah satu komoditas peningkat nilai jual, di kebun kopi.

Friday, January 06, 2017

Di Semarang, ke pantai mana ya enaknya?

Judul di atas, adalah pertanyaan yang muncul di kepala saya, setiap kali saya pulang ke kampung halaman, dan berniat untuk menghabiskan waktu bermain pasir dan berenang-renang di air asin, seperti ikan lumba-lumba.

Friday, December 23, 2016

Satu hari di Malaka



Sebagai kota di pesisir barat Malaysia, Malaka bisa jadi tidak seterkenal Kuala Lumpur, atau pun Penang. Tetapi untuk penikmat wisata sejarah, sayang sekali jika harus melewatkan kota ini dari daftar kunjungan anda. Kota dengan sejarah yang panjang ini, sampai mendapatkan predikat World Heritage dari UNESCO, untuk memperjelas statusnya sebagai lokasi wisata sejarah.

Wednesday, December 14, 2016

Menantang adrenaline di Langkawi

 
Pernah ke Ancol atau TMII? Mayoritas warga Jakarta, pasti pernah kesana, walau cuma sekali,
minimal saat masih sekolah. Wahana apa yang sama-sama ada di dua tempat itu? Ada beberapa, salah satunya adalah gondola. Kali ini, saya ingin bercerita mengenai gondola, bukan yang di Ancol atau pun TMII, tetapi Langkawi.

Wednesday, May 06, 2015

Bekasi – Citarik dengan sepeda lipat



Sejak Januari 2015, saya bertekad untuk sebisa mungkin menggunakan sepeda, kemana pun perginya. Kenapa? Alasannya akan saya tuliskan lain kali, biar blog ini isinya banyak. Nah, April ini kebetulan ada rencana outing kantor, yang bertempat di Citarik, Sukabumi. Sepertinya, bersepeda ke sana, adalah ide yang bagus.
Outing yang bertempat di Arus Liar, Citarik ini, apabila saya lihat dari google maps, jaraknya 170 an km dari rumah saya. Ditambah dengan kontur yang pasti lebih banyak naiknya, (Citarik terletak 353 meter dpl), membuat bersepeda ke sana menjadi opsi yang kurang tepat. Saya masih ingin mengikuti acara outing kantor, dalam keadaan sehat. Akhirnya, opsi yang paling tepat, diputuskan sepeda mix dengan naik kereta.
Karena akan naik kereta, sepeda yang akan saya pergunakan adalah sepeda lipat Polygon B2W kuning 20”. KAI hanya memperbolehkan sepeda lipat masuk gerbong, dan itu pun harus dalam keadaan terlipat!
Perjalanan dimulai pukul 10.00 WIB dari rumah di daerah Pondok Kopi, Bekasi. Gowes sepeda sampai stasiun Tebet, dilanjutkan dengan KRL jurusan Bogor.
Perjalanan Tebet – Bogor ditempuh sekitar satu jam, langsung menuju stasiun Paledang yang terletak di seberang jalan dari Stasiun Bogor, untuk mencetak tiket yang sudah dipesan secara online.
Tepat jam 1325 WIB, kereta berangkat.

Sunday, July 07, 2013

Awan itu Indah

Naik pesawat terbang, adalah hal yang sangat mengerikan bagi saya, ya, at least, sampai dua tahun yang lalu. Karena, sebagai manusia biasa yang awam dan macho, saya mempunyai fikiran, jika Tuhan menginginkan manusia untuk terbang, pasti Dia akan memberikan kita sepasang sayap. Bukan hanya sepasang kaki, dan sepasang tangan.
Awan yang indah bukan? 
Pengalaman pertama naik pesawat terbang bagi saya, tahun 2004. Saat itu, saya terpaksa naik pesawat, dikarenakan rapat tahunan perusahaan, yang diadakan di kota Lombok, dan Bali. Akibatnya, saya harus merasakan naik pesawat untuk pertama kalinya. Perasaan saya pertama kali menginjak kabin pesawat, cukup menakutkan. Suara bising dari mesin, ditambah arahan safety guide dari pramugari, membuat saya semakin panik. Tak berapa lama, pesawat pun take off, dan miring-miring untuk mengatur arah perjalanan.

Saturday, March 29, 2008

Ada yang tidak berubah


Sudah 2 tahun lebih sy tdk pernah mudik naik KA, ternyata, meski dollar kursnya berubah, harga minyak dunia melambung, ada yg tetap, tdk berubah.
Ibu ini (entah siapa namanya), sejak pertama sy naik KA tahun 2003, sampai skrg masih saja jualan pisang rebus. Beroperasi sendirian, d jalur Batang - Kendal. Harga jualan tetap sama, 1000 perak all item.
Tak ada yg berubah, cuma fisik kita saja yang menua.
Semoga laris, Bu.
Amin