Tuesday, July 03, 2018

Mengurus Balik Nama Kendaraan : Mutasi Masuk ke SAMSAT Bekasi

Selesai mendapatkan berkas untuk mutasi keluar, lalu apa yang harus kita lakukan? Ya tentu saja, kita harus mendaftarkan kendaraan ke SAMSAT tujuan. Karena domisili KTP saya di Bekasi, saya melakukan mutasi masuk ke SAMSAT Kota Bekasi yang terletak di Bulak Kapal.
Pengalaman saya mengurus surat administrasi di kota Bekasi, memang sedikit mendebarkan, oleh karena itu sebelum berangkat, saya sudah mempersiapkan kesabaran ekstra, yang pastinya akan sangat diperlukan.
Jadi, tahapan mengurus mutasi masuk, seperti ini:

Legalisir cek fisik
Begitu sampai di Samsat Bekasi, saya langsung antri di cek fisik. Tetapi, begitu hampir sampai giliran, petugasnya melihat plat nomor, langsung ditanya,
"Mas mau apa?"
"Mau cek fisik untuk mutasi masuk, Pak"
"Tidak usah cek lagi. Langsung saja kasih berkas semua dari Samsat asal ke loket"
Okelah, keluar antrian, parkirin motor, langsung menuju ke loket cek fisik. Masukkin semua berkas, dan tak ada 10 menit dipanggil, beres.

Daftar mutasi masuk
Masuk ke gedung Samsat, langsung ke loket mutasi BBN Roda 2, semua berkas dicek. Tak sampai semenit, begitu berkas dinyatakan lengkap, langsung diberikan surat tanda terima, dan disuruh datang lagi empat hari kemudian.
Syarat tambahan yang diperlukan selain berkas mutasi keluar dari samsat asal, adalah kuitansi pembelian dengan meterai. Jadi, jangan lupa, sebelum masukin berkas, hasil cek fisik, dan pembayaran fiskal, difotokopi dulu. Dikarenakan sewaktu berkas kita berikan, maka yang kita pegang adalah tanda terima dari petugas mutasi masuk, fotokopi cek fisik dan fiskal, dan BPKB asli.
Selesai, tanpa biaya apa pun hari ini.

Membayar pajak dan BBN
Sesuai hari yang ditentukan, saya datang lagi ke Samsat, dan karena itu adalah hari terakhir samsat buka sebelum libur lebaran, loket khusus untuk BBN pun tutup. Semua pembayaran digabungkan jadi satu dengan perpanjangan STNK biasa. Haiss....
Antrian kacau, karena ruang duduk yang tidak mencukupi, dan suara toa yang saling bersaing antar loket, akhirnya banyak orang yang berdiri di depan loket pembayaran, termasuk saya. Di sini banyak informasi simpang siur, jadi ada yang dipanggil berdasarkan nomor antrian, ada pula yang dipanggil berdasarkan nama. Yang tak dapat nomor antrian pun kebingungan (termasuk saya, karena sewaktu datang saya langsung disuruh ke loket pembayaran), tapi karena waktu bertanya ke petugas disuruh tunggu saja, ya sudah, pasrah menunggu saja deh.
Sekitar dua jam kemudian, akhirnya saya pun dipanggil.
Salah satu komponen yang dibayarkan adalah, biaya balik nama, besarnya 1% dari harga beli kendaraan. Itulah kenapa, kita diminta menyertakan kuitansi pembelian, artinya semakin tinggi nominal tertulis, semakin besar pula BBN nya. Lanjut...

Ambil STNK
Antri pindah, bergeser ke loket pengambilan STNK. Waktu tunggu sekitar 40 menit, dipanggil, ambil STNK, dan...

Loket ambil plat nomor

Ambil plat nomor
Letaknya di paling belakang, sebelah kantin. Kita tinggal berikan saja STNK kita, sekitar 10 menit dipanggil, dan selesai.

Total biaya yang dikeluarkan untuk pengurusan mutasi masuk di kota Bekasi ini, hanya sebesar pajak kendaraan dan BBN saja, tanpa biaya macam-macam yang tidak jelas. Salut.

Proses mutasi kendaraan dari Samsat Tangsel ke Samsat Bekasi ternyata mudah, dan murah. Karena, sebelum mengurus semuanya sendiri, sempat bertanya ke biro jasa, dan dijawab biayanya saja sekitar 1 jutaan.


No comments:

Post a Comment