Sunday, May 20, 2018

Suzdal, 1 Jam 45 Menit Menuju Masa Lalu dari Moscow

Tulisan ini, adalah serangkaian tulisan kunjungan ke Russia. Penulisan akan dilakukan, dimulai dari hal yang paling disenangi, hingga selesai dengan catatan: tidak malas menulis
                                                                                                                                                                   

Apa yang anda ketahui tentang Russia, selain: Moscow, Vodka, Marsha and The Bear, dan Michael Gorbachev? Apakah anda tahu, selain tersebut di atas, ada hal lain yang eksotis tentang Russia selain Iryna Ivanova dan Irina Shayk? Kalau anda tidak tahu, oke deh, akan saya ceritakan sedikit mengenai Vladimir dan Suzdal, kota di kawasan Golden Ring Russia.

Berjarak hanya 1 jam 45 menit naik kereta cepat dari stasiun Kurskaya, dan dilanjutkan dengan 30 menit naik bus, kita akan sampai di pusat kota Suzdal. Berbeda dengan Moscow, atau St. Petersburg, kota ini tergolong amat sangat tenang, kecil, dan damai. Pada abad ke 12, Suzdal merupakan pusat pemerintahan, dan Moscow hanyalah kota biasa, yang lapor ke Suzdal, kebalikan dari saat ini.
Karena merupakan kota dengan banyak peninggalan bersejarah, Suzdal mendapatkan tempat khusus di UNESCO, dengan terdaftarnya beberapa situs ke dalam UNESCO World Heritage Sites. Dan, saking kecilnya kota ini, tinggal di sini selama satu minggu, akan bisa menurunkan berat badan kita, dikarenakan tidak ada angkutan umum di sini, adanya hanya bus dari terminal yang berputar dan taxi, akan memaksa kita untuk terus berjalan. Bus yang berseliweran di kota ini, mayoritas berisikan turis. Pada saat saya akan ke terminal dan menanyakan taxi ke warga lokal, mereka malah menyuruh saya untuk jalan kaki (sepanjang 1,7 km).
Salah satu sudut kota Suzdal


Tidak semua jalan beraspal, seperti di mBlancir, kampung saya

Bapak pengamen, entah menyanyikan lagu apa
Industri yang menonjol di kota ini, adalah pariwisata. Para pengunjung akan diajak bernostalgia ke abad 12 - 16, menikmati keasrian kota, dan berolahraga, tentu saja. Ada banyak situs menarik yang bisa dikunjungi dari kota ini, beberapa diantaranya adalah:
1. Kremlin Suzdal
Langit biru, rumput hijau, pemandangan indah, free wifi, kurang apa lagi, mblo?
Di komplek Kremlin, ada tiga bangunan, gedung Kremlin, gereja dengan atap biru menjulang, dan gereja kayu di luar, maaf, saya tidak hafal nama-namanya. Yang pasti, tiduran di rumput bikin mager, apalagi ada fasilitas free wifi. Satu-satunya yang kurang hanyalah, tak ada colokan listrik

2. Museum of Wooden Archithecture
Jadi, pemerintah Suzdal mengumpulkan seluruh peninggalan bersejarah yang terbuat dari kayu, dan ditaruh di satu lokasi. Letaknya di belakang Kremlin, di seberang sungai. Selain bangunan gereja kayu, di lokasi ini juga bisa kita temui bentuk rumah warga Suzdal jaman dulu, lengkap dengan lumbung, dan kincir angin.
 
Foto prewed Pangeran Harry dan Meghan Markle

3. Monastery Pokrovsky
Rumah tempat tinggal para Suster


Tempat ini, masih aktif dipergunakan, sehingga harap berhati-hati, dengan tidak mengganggu ketertiban, semisal, memotret Suster yang sedang beraktifitas.

 Bagi saya, Suzdal adalah kota yang sangat menarik. Meski saya kesulitan mencari tempat makan dan penginapan (saya menemukan sop ikan sturgeon yang enak sekali di sini), dikarenakan hanya terpusat di satu jalan, tapi kota ini adalah tempat paling menarik, selama saya di Rusia.
Surga untuk para penyuka mancing

Arak-arakan panser saat hari kemerdekaan Rusia

Bus Vladimir - Suzdal yang jadul

Anak-anak TK berkumpul memperingati kemerdekaan
Untuk bisa menikmati kota ini secara keseluruhan, saya sarankan, menginap satu malam di Suzdal. Banyak agen tur yang hanya mengalokasikan satu hari ke Suzdal dan Vladimir, akibatnya, paling hanya Kremlin saja yang bisa dikunjungi di Suzdal.
Selain Suzdal, kalau dari Moscow kita naik kereta, kita bisa mendapatkan bonus berupa kunjungan ke kota Vladimir, tempat kita berpindah dari kereta ke bus, untuk ke Suzdal. Vladimir meski tidak setenang Suzdal, tapi dia tidak seriuh Moscow.
Golden Gate Vladimir. Ini pusat kota lho, tapi mobil jarang

Keriuhan warga kota, terpusat di taman belakang tugu ini
Jadi, lupakan sejenak liburan mainstream, kunjungilah kota-kota ini

7 comments:

  1. Gileeee. Ada tempat begini di Rusia. Taunya cuma yang di Moscow gede itu *lupa namanya
    Aduh mau banget tinggal di situuu :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tempat seperti ini, banyak di Russia. Pertama kali lihat, memang terasa menyenangkan, tetapi setelah dua hari, tetap saja ingin pulang kampung, kecuali ada yang jualan bakso dan pecel lele di sana

      Delete
  2. aduh, tempatnya indah banget ya mas. keren-keren.
    saya jadi mau coba stay di sana tp bawa persiapan indomie dari Jakarta :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau Mbak Liana penggemar makanan cenderung manis, cocok untuk tinggal di sini, tidak perlu bawa mie instan. Paling hanya perlu bawa saos sambal saja atau bon cabe, cocok deh

      Delete
  3. Di Rusia ada desa yang seperti Suzdal dan Vladimir, wah punya sejarah yang masih dipertahankan hingga kini. Salut dengan suasana desa nya, jadi kepo dengan kehidupan masyarakat disana sehari-hari.

    Apa ya pekerjaan utama mereka di sana??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengenai hal itu, saya tidak terlalu mengetahui. Tetapi industri utama di Suzdal, adalah pariwisata. Bisa jadi, pekerjaan mereka mayoritas berhubungan dengan tourism

      Delete