Thursday, November 18, 2004

The Quest for Sahur

Menjadi perantauan di negeri sendiri, memang mengasyikan. Terlebih lagi, bila banyak teman satu suku di rantau, wow, sangat indah sekali. Itu pula yang saya rasakan selama berada di Jakarta. Rasanya, seperti di kampung sendiri.
Betapa tidak, mau makan, tinggal ke warteg.
"Yu, sego karo endhog dadar ya. Ngombene es tawar," tinggal ngomong gitu, langsung aja yang jual tanggap.
Kalau pas malem-malem buta kelaparan, tinggal nyetop bakul mie tek tek, terus transaksi dah, "Mas, mie godhog siji. Sing pedhes ya. Nganu, kol karo timunne ditambahi radha akeh!"
Belum di tempat kerja, bahasa daerah saya telah menjadi bahasa resmi kedua di kantor saya setelah bahasa Indonesia dan before English.

Tuesday, November 09, 2004

Mister Universe 2004



Sorry ya... Baru up date. Abis saya lupa id saya.. Happy Ied Fithri ya...